Tampilkan postingan dengan label baju distro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baju distro. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 November 2010

Jenis Sablon Kaos di Pasaran yang Beragam

1. Sablon Kaos Rubber ; lebih di kenal dengan nama sablon karet, sifatnya elastis

2. Sablon Kaos Pigment ; sablon menyatu dengan bahan

3. Sablon Kaos Superwhite ; mirip dengan sablon pigment, tetapi superwhite sedikit lebih tebal

4. Sablon Kaos GL ; bersifat elastis dan paling banyak di gunakan

5. Sablon Kaos Flocking Beludru ; sablon timbul yang di lapisi beludru

6. Sablon Kaos Foam/Timbul ; bisa dari pasta GL, Rubber, atau plastisol

7. Sablon Kaos Foil ; jenis sablon yang menggunakan kertas berbahan logam

8. Sablon Kaos Gliter ; sablon denganmenggunakan tinta yang di campur serbuk.

Teknik Sablon Kaos Step-by-step

Sudah lama nih kami tidak menerbitkan artikel, maklum kami agak sibuk.

Artikel Sablon Kaos tahap-demi-tahap ini kami harapkan dapat membantu keinginan anda untuk berwiraswasta. Mari kita mulai…

Tentunya anda harus menyiapkan bahan dan alat2 untuk menyablon kaos, antara lain:

* Kaos yang akan dicetak (ya iya dong….)
* Papan tripleks sesuai besar kaos
* Rangka/screen dengan gambar yang sudah diafdruk (lihat cara afdruk)
* Rakel yang sudah terpasang di pegangan rakel
* Tinta sablon tekstil (untuk demo ini kami pakai 3 warna)
* Beberapa lembar plastik
* Selotip
* Kain katun perca & air secukupnya untuk lap sisa tinta.

Step 1.

Masukkan tatakan tripleks ke dalam kaos agar tinta tidak merembes ke bagian belakang kaos dan menstabilkan kaos waktu disablon.

Step 2.

Letakkan rangka / screen / kasa sablon di atas kaos. Posisikan gambar sesuai dengan keinginan perancang. Bagian pertama yang akan disablon adalah “Live In” dengan warna HIJAU. Tutupi gambar yang lain dengan selembar plastik dan selotip secukupnya.

Step 3.

Tuangkan tinta sablon di tepi gambar

Step 4.

Tarik cat sablon tersebut ke arah kiri dengan tekanan yang rata. Cukup satu kali tarikan.

Step 5.

Sablon kaos berikutnya sampai semua kaos tersablon dengan gambar bagian pertama.

Step 6.

Letakkan kaos yang sudah disablon sedemikian rupa agar ruang kerja / ruang gerak anda tetap leluasa (tidak menghambat efesiensi kerja). Bersihkan/cuci tinta dari rangka dan siapkan gambar bagian berikutnya (untuk demo ini adalah gambar bagian tengah yang berwarna HITAM). Tutup bagian lain dengan plastik & selotip.

Step 7.

Ulangi step 2 – 6 untuk bagian ke dua.

Step 8.

Ulangi proses menyablonan sampai selesai. Siapkan penyablonan bagian ke tiga

Step 9.

Makin lama makin mudah bukan? Yang penting waktu meletakkan gambar di screen untuk “mewarnai” salib tersebut, posisinya harus tepat.

Step 10.

Sudah hampir selesai proyek ini. Satu bagian lagi…. warna HIJAU (sama dengan warna huruf “Live In”)

Step 12.

Bila semua kaos sudah tersablon, tunggu sampai tinta betul-betul kering sebelum kaos dilipat untuk dikirimkan ke pemesan.

Jangan lupa segera bersihkan screen sebersih mungkin dari tinta sablon untuk pesanan sablon berikut yang sama design-nya.

TIPS: Ada manfaatnya bila anda berlatih Sablon Kaos dulu sebelum menyablon ke kaos pesanan. Semakin banyak anda berlatih semakin lancar prosesnya.

Perawatan Kaos yang Baik

1. Jangan Direndam Terlalu Lama
Jangan merendam kaos Anda terlalu lama. Usahakan untuk koleksi baju kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Jangan pula rendam dalam air dengan deterjen berlebihan. Karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon pada kaos cepat rusak / terkelupas.

2. Pisahkan saat dicuci
Pisahkan kaos Anda dengan koleksi baju lain, khususnya yang berwarna kuat seperti kaos hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos putih kesayangan Anda terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.

3. Jangan disikat
Bahan kaos yang berasal dari cotton memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat mengonyak sablon kaos, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu.

4. Jemur terbalik
Tahukah Anda bahwa sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap luar, dan bagian yang bersablon di dalam.